Ada dua
tujuan utama dari fisika, yang pertama adalah untuk mencari sebuah teori yang
mencakup segala hal, dan yang kedua adalah untuk mencari partikel fundamental di alam semesta kita ini.
Sampai saat
ini, kita sebagai pelajar di tingkat SMA, diajarkan bahwa partikel fundamental
atau partikel terkecil di jagad raya ini adalah atom, dimana di dalam sebuah
atom ada partikel lain yang lebih kecil yang bernama proton, neutron, dan
electron.
Di dalam
sebuah atom, proton dan neutron berada di tengah-tengah atom membentuk nucleus,
sementara elektron berputar mengelilingi inti karena adanya gaya
elektromagnetik yang bekerja di antara proton yang bermuatan positif dan
electron yang bermuatan negatif.
Pertanyaannya
adalah, jika elektron mengitari inti karena adanya gaya elektromagnetik, maka
kenapa proton-proton yang bermuatan positif bisa berada sangat dekat dengan
satu sama lain di inti atom?
Semenjak SD,
kita telah diajarkan bahwa dua benda dengan muatan yang berbeda akan tarik
menarik, sementara dua benda dengan muatan sama akan tolak menolak
Lalu
bagaimana dengan inti atom? Bagaimana caranya proton-proton yang bermuatan
positif tidak tolak menolak?
Logikanya,
jika proton-proton dalam inti atom tidak tolak-menolak, maka seharusnya ada
sebuah gaya yang berlaku berlawanan arah dengan gaya elektromagnetik yang
seharusnya membuat proton-proton tolak menolak, yang kekuatannya jauh melebihi
gaya elektromagnetik dalam inti atom.
Pertanyaannya adalah, gaya apakah
itu? Dan bagaimana bisa ada gaya tersebut?
Untuk
menjawab pertanyaan ini, kita harus menerobos batas dari pelajaran yang kita
terima di sekolah, dimana kita hanya diberitahu tentang keberadaan proton,
neutron, dan elektron. Karena ternyata, proton dan neutron yang selama ini kita
anggap sebagai partikel paling kecil, terdiri atas partikel-partikel lain yang
lebih kecil, yang disebut dengan quark!
Nah, Quark
inilah yang bertanggung jawab atas sebuah gaya yang sampai saat ini dipercaya
sebagai gaya terkuat di alam semesta. Sebuah gaya yang lebih kuat dari ketiga
gaya lainnya. Sebuah gaya yang dapat menahan gaya elektromagnetik di dalam inti
atom. Inilah yang disebut Gaya Nuklir
Kuat! (ada sumber lain yang menyebutnya sebagai gaya kuat, gaya nuklir,
gaya inti, dll)
Apa hubungan antara keberadaan quark
dan gaya ini?
Quark di
dalam inti atom, ternyata saling berinteraksi antara satu sama lain, dengan
cara melempar dan menangkap sebuah partikel bernama Gluon. Fisikawan percaya bahwa interaksi inilah yang pada akhirnya
menimbulkan gaya nuklir kuat.
Jika proton dan neutron sama-sama
terbentuk dari quark, kenapa proton bermuatan positif sedangkan neutron
bermuatan netral?
Hal ini
terjadi karena perbedaan jenis quark yang membentuk mereka. Di alam semesta
ini, ada 6 jenis quark. Dua diantaranya adalah quark atas yang bermuatan +2/3
dan quark bawah yang bermuatan -1/3. Proton terbentuk atas dua quark atas dan
satu quark bawah, yang membuatnya bermuatan +1. Sedangkan neutron terdiri atas
satu quark atas dan dua quark bawah yang membuatnya menjadi bermuatan 0.
Apa elektron terdiri atas materi yang
sama?
Tidak, elektron
berbeda dari proton dan neutron, electron terbentuk atas materi lain yang
bernama Lepton
Apakah quark adalah
partikel fundamental di alam semesta?
Sampai saat
ini, ya. Tapi, ilmu pengetahuan selalu berkembang, tidak ada yang tahu apakah
besok atau puluhan tahun lagi akan ditemukan partikel lain yang lebih fundamental
dari quark. Itulah tugas kita sebagai calon fisikawan masa depan, untuk mencari
jawaban dari pertanyaan yang telah diwariskan sejak generasi dimana fisika
pertama kali ditemukan.;)
Sumber :Wikipedia
Forumsains
Google
Ditulis oleh: Anak SMA
Ditulis oleh: Anak SMA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar